Muslim Pop | Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Pekalongan telah mengakhiri Masa Orientasi Siswa Madrasah (Matsama) bagi 118 siswa baru tahun ajaran 2025/2026. Beragam kegiatan digelar, mulai dari karantina atau uzlah hingga psikotes.
Kepala MAN IC Pekalongan Khoirul Anam, mengatakan, masa karantina ini sangat penting untuk mematangkan mental, intelektual dan moral siswa memasuki dunia baru dalam kawah candradimuka MAN ICP. Pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Psikologi Ruang Tumbuh untuk melakukan psikotes dan uji kempetensi siswa.
Hasilnya, banyak siswa berpotensi masuk Kedokteran, Gizi dan Kesehatan, Sosial Humaniora, Sains dan Teknologi dan lainnya. Dari data yang ada, enam siswa masuk kategori sangat superior (5%), 23 siswa superior (19%), sedang lainnya di atas rata-rata dan rata-rata. Dari sisi gaya belajar, sebanyak 16 siswa (14%) cenderung auditori, 52 siswa (44%) kinestetik, dan 50 siswa (42%) memiliki gaya visual.
Untuk rekomendasi jurusan ke perguruan tinggi, diperoleh data antara lain Fakultas Kedokteran (25), Ilmu Gizi (15), Hubungan Internasional (10), Data Sains (5), Ilmu Komunikasi (5), serta Ekonomi, Akutansi, Analis Kesehatan, Biologi, Biodesi, Manajemen Produksi Media, Manajemen, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Sipil, dan Teknik Informatika.
“Hasil psikotes ini merupakan predikasi potensi awal dan masih berubah. Pemetaan Potensi siswa sangat diperlukan bagi MAN IC untuk melakukan pendekatan dan metode pembelajaran yang tepat, mengarahkan studi lanjut dan melakukan deteksi dini akan masalah-masalah siswa,” kata Khoirul Anam di Pekalongan, seperti dilansir laman Kemenag, dikutip hari ini.
Selama Matsama, siswa baru juga mendapat penggemblengan mental-spiritual dari KH. Ahmad Saksono. Sementara para wali murid, mereka mendapat sessi parenting agar terbentuk sinergitas dengan lembaga pendidikan.
Saat ini, MAN IC Pekalongan memiliki 356 siswa dan khusus, dan 118 orang di antaranya adalah siswa baru. Siswa MAN IC Pekaolongan telah meraih banyak prestasi akademik dan non akademik. Pada 2025, 98% lulusan siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan diterima di PT Terbaik di Indonesia, baik nasional dan internasional.
Sejumlah perguruan tinggi tersebut antara lain: Singapore Managemenet University, University of Leeds, Universitas Indonesia, Univeritas Diponegoro, IPB University, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Sebelas Maret, Universtias Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Negeri Semarang, Universitas Airlangga, UIN Syarif Hidayatullah, dan Telkom University.
Selain Guru dan Tenaga Kependidikan dan Orang Tua Siswa kelas X Tahun Pelajaran 2025/2026, nampak hadir Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Setjen Kemenag Ruchman Basori, yang juga salah satu orang tua siswa.
Dimintai pendapatnya tentang prestasi MAN IC Kota Pekalongan, Ruchman mengatakan membanggakan dan menjadi model madrasah lain di Indonesia. “Perlu kiranya ditingkatkan targetnya, tidak saja diterima di PT Terbaik Dalam dan Luar Negeri, tetapi diterima di PT Terbaik dengan beasiswa,” kata Ruchman.