Muslim Pop | Kemerdekaan tidak hanya bermakna terbebas dari penjajahan fisik, namun juga meliputi pembebasan diri dari perbudakan hawa nafsu dan ketergantungan duniawi. Hal itu disampaikan Ustadz H. Darsan Ahmad Were, S.Pd.I, dalam program Mutiara Pagi di RRI, dikutip hari ini.
Menurut Ustaz Darsan, dalam Islam kemerdekaan memiliki dua dimensi utama. “Kemerdekaan ini adalah karunia Allah yang wajib kita pertahankan,” ujarnya.
Dimensi pertama adalah kebebasan dari penjajahan fisik, yang menjadi cita-cita seluruh umat manusia. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dengan perjuangan panjang para pahlawan, sehingga generasi saat ini wajib mengisinya dengan hal-hal bermanfaat.
Dimensi kedua, yang sering dilupakan, adalah kemerdekaan non fisik. “Seorang Muslim yang merdeka adalah ia yang mampu mengendalikan dirinya dari sifat-sifat tercela seperti serakah, iri hati, dan dengki,” katanya.
Ia menambahkan, rasa syukur atas nikmat kemerdekaan harus diwujudkan dengan menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah. “Islam mengajarkan kita untuk saling menghormati, tolong-menolong, dan berbuat baik kepada sesama tanpa memandang suku, ras, atau agama,” katanya.